Indahnya Geopark Ciletuh


Welcome bro di ngangguronline perjalanan kali ini saya bersama teman-teman berwisata di kawasan Geopark Ciletuh yang sekarang menjadi ikonnya kabupaten Sukabumi, provinsi Jawa barat.

Saya berangkat lebih dahulu dari pada kawan-kawan karena saya ingin bertemu dengan sahabat saya yang berada di daerah ciawi, sekitar pukul 12 malam WIB akhirnya rombongan pun datang dan saya menemui mereka jumlah rombongan kami sekitar 16 motor jumlah yang banyak apalagi waktu itu banyak sekali orang-orang yang juga touring menggunakan sepeda motor, di daerah Parung kuda saya pun tersadar bahwasanya saya salah masuk rombongan dan ketika saya melihat grup whatsapp banyak juga yang terpisah dari rombongan.


Singkat cerita kami pun datang di rumah teman di Sukabumi sekitar pukul 2 pagi WIB, dan kami pun beristirahat sampai pagi hari, pagi pun tiba kami bersiap-siap menuju Geopark Ciletuh. Di tengah perjalanan kami pun berhenti dikarenakan ada yang bocor enaknya rame-rame tuh gini kalo ada yang butuh bantuan kompak apalagi sudah bersahabat dari kecil lagi membuat perjalan kami semakin solid.


Kami pun tiba di kawasan Geopark Ciletuh pagi menjelang siang sekitar jam 11 WIB tapi kami tidak berhenti di puncak gebang beda dengan perjalanan saya yang sebelumnya. Setibanya di puncak darma kami langsung berfoto-foto dan karena waktu itu sudah tiba waktunya makan siang kami pun makan dengan berbeda-beda warung di perjalanan kali ini menurut saya fasilitas yang ada sudah hampir memadai beda dengan waktu pertama kali saya kesini.

Harga tiket Puncak Darma sewaktu-waktu dapat berubah.
Perorangan : Rp.3000
Parkir.          : Seikhlasnya

Fasilitas Puncak Darma
Musholah
Kamar mandi
Warung dll.

Selanjutnya kami pun berangkat ke Curug Cimarinjung akan saya tulis di blog yang akan datang. Kami tidak berkunjung ke pantai palangpang karena keadaan waktu itu sudah sore kami harus kembali kerumah.

Sekian dan terimakasih semoga bermanfaat selamat mencoba dan masukin nih Geopark ke dalam daftar rekreasi kalian.

Jangan sampai kesibukan mu
Mengganggu waktu kebersamaan mu


Indahnya pulau pari dan pantai perawan


Welcome bro di ngangguronline di perjalanan kali ini saya dan teman-teman berwisata ke pulau pari kepulauan seribu. Awalnya kami berkumpul di masjid al-a'dzom berbincang bincang dan bertanya-tanya pada kawan² yang lain yang pernah traveling ke pulau pari, singkat cerita kami ke rumah teman di daerah cadas dan kami pun melanjutkan perjalanan ke pelabuhan cituis rawa saban.

Kami pun menunggu kapal yang kami akan tumpangi, memang dasar di Indonesia kapal pun lambat dengan apa kata orang setempat yang bilang jam 10 adalah waktu keberangkatan. Akan tetapi kami berangkat kira-kira jam 11 lebih WIB. Kapal yang kami tumpangi di pertengahan jalan mesinnya panas dan akhirnya mati yang membuat kapal kami tumpangi oleng, usut punya usut setelah saya bertanya kepada kawan-kawan yang pernah ke pulau pari melewati pelabuhan cituis itu memang hal yang biasa terjadi, pantas saja saya melihat penumpang lain yang membawa barang dagangan biasa saja jadi jangan kaget ya memang resiko menaiki kapal dengan bayaran murah tapi mereka handal ko dalam mengatasi masalah tersebut.

Kami sampai di pulau pari sekitar jam 1 WIB. Saya ketika menginjakan kaki ke pulau pari aduh pala rasanya pusing banget setelah gejolak ombak di laut akhirnya kami menyalakan kompor yang kami bawa untuk memasak mie instan karena waktu itu memang sudah waktunya makan siang, singkat cerita kami pun melanjutkan berjalan ke pantai pasir perawan. Nah disini kami membayar 10 ribu perorang padahal penjaga meminta 15 ribu yah itu karena teman saya SKSD sok Deket aja sama penjaga akhirnya dikasih diskon deh.


Sesampainya kami di lokasi ternyata sudah banyak tenda yang terpasang, kami pun bergegas memasang tenda. Menjelang sore kami pun berenang dan berfoto-foto. Tapi jika kalian menggunakan jalur pelabuhan cituis kalian harus siap meninggalkan pulau jam 6 pagi tapi karena hanya satu kapal saja yang berlalu lalang dari pelabuhan cituis dan pulau pari kecuali anda mau naik kapal yang lain banyak ko pemberangkatan yang lain tapi beda pelabuhan tujuan dan juga beda harga.

Tarif kapal dan tiket masuk pantai perawan, sewaktu-waktu harga berubah.
Kapal perorangan Rp. 60.000 ribu PP
Tiket masuk pantai Rp. 15.000
Masuk pulau gratis.

Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat pantengin terus ya postingan-postingan saya di ngangguronline.

Pendidikan ala Nusantara




Pesantren adalah pendidikan khas ala Nusantara, banyak sekali tokoh yang mengemukakan dan mengukuhkan bahwasannya pesantren memang asli ciri khas dan corak pendidikan di Nusantara. Perlu diketahui juga jumlah pesantren di Indonesia kurang lebih sekitar 25 ribu. Pesantren merupakan model serta paradigma sistem pendidikan pertama dan tertua.

Menurut Manfred Ziemiek, pesantren secara etimologis asalnya pesantrian yang berarti tempat santri. Santri atau murid (umumnya) sangat berbeda-beda mendapat pelajaran dari pemimpin pesantren (kiai) dan oleh para guru (ulama dan ustadz), pelajaran mencakup berbagai bidang tentang pengetahuan Islam. Selanjutnya Ziemek mengatakan bahwa: pesantren merupakan bentuk pendidikan yang diorganisir oleh masyarakat sendiri dan sebagai pusat spiritual dan intelektual masyarakat. Pesantren merupakan pusat perubahan di bidanng pendidikan, politik budaya, sosial, dan keagamaan.

Menurut KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), pesantren adalah sebuah kehidupan yang unik, sebagaimana dapat disimpulkan dari gambaran lahiriahnya. Pesantren adalah sebuah kompleks dengann lokasi yang umumnya terpisah dari kehidupan di sekitarnya. Dalam kompleks itu berdiri beberapa buah bangunan: rumah kediaman pengasuh (di daerah berbahasa Jawa disebut kiai, di daerah berbahasa Sunda disebut ajengan, dan di daerah Madura disebut nun atau bendara, di singkat ra); sebuah surau atau masjid, tempat pengajaran diberikan (bahasa Arab: madrasah, yang juga lebih sering mengandung konotasi sekolah); dan asrama tempat tinggal para siswa pesantren (santri, pengambilalihan dari bahasa Sansekerta dengan perubahan pengertian).

Nurcholis madjid (cak nur), dari segi historis, pesantren tidak hanya mengandung makna keislaman, tetapi juga keaslian (indigenous) Indonesia. Dari rahim pesantren pula lah lahir tokoh-tokoh, ulama, kaum intelektual, dan pemimpin-pemimpin bangsa. Hingga kini pesantren tetap kosisten mencerdaskan dan menjaga moral anak bangsa. Di situasi globalisasi ini, penting untuk kita sebagai anak bangsa kembali menegakkan moralitas dan nilai-nilai yang diajarkan oleh para wali dan ulama sepanjang sejarah Nusantara.

Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat bagi kita semua dan jangan lupa pantengin terus postingan-postingan saya di ngangguronline.
Ayo mondok
Jadi santri itu keren.


Danau Quarry Jayamix


Welcome bro di ngangguronline perjalan kali saya bersama teman-teman sebenarnya hanya ingin menuju ke sebuah pondok pesantren di daerah Putat nutug, ya silaturahmi lah atau sowan kepada kiai atau ustadz di pesantren tersebut. Singkat cerita saya dan teman-teman berpamitan dan kami pun butuh refreshing. akhirnya kami mengambil keputusan untuk pulang melewati jalur yang berbeda sembari kami ingin melihat dan mengunjungi Danau Quarry.

Jalan menuju ketempat ini ancur parah debu nya juga banyak motor kalo  pulang dari harus banget dah langsung dimandiin, ya memang wajar si dengan melihat kondisi disini dengan banyaknya mobil-mobil besar yang mengangkut tanah, batu dan lain-lain. Hasil dari pengerukan bukit-bukit maupun pengerukan tanah yang akhirnya menjadi danau. Jadi hati-hati broo kalau mo kesini harus siap dengan segala resiko keadaan jalannya yang lumayan rusak.

Danau Quarry Jayamix ini terbentuk dari dari eksplorasi penambang pasir yang dulu dilakukan oleh PT Jaya Readymax. Danau Quarry ini menghadirkan air berwarna hijau dengan perbukitan disekitarnya yang menambah indah, akan tetapi Danau ini sangat dilarang untuk dipakai berenang karena kedalamannya yang mencapai 27 meter.

Harga tiket masuk Danau Quarry Jayamix Rumpin, sewaktu-waktu dapat berubah.
Perorang             : Rp.10.000.
Parkir                  : Seikhlasnya

Diperjalan pulang kami bertemu dengan bapak yang  baik hati, sebenarnya kami awalnya curiga, siapa yang tidak curiga di tengah banyak nya pohon bambu dengan posisi yang gelap dan bertanya-tanya layaknya kami di introgasi, bapak itu mau mengantarkan kami ke pasar cicangkal . Mendekati adzan magrib bapak itu berhenti di warung bakso kami sudah menolak tetapi bapak itu memaksa kami untuk makan akhirnya kami pun makan.

Bapak itu bercerita bahwasannya ada dua orang datang ke danau keadaan pengunjung lagi sepi singkat cerita salah satu dari dua orang itu tercebur dan meninggal, nah bapak itu memberitahu kepada kami agar berhati-hati apabila suatu saat maen Danau Quarry lagi. Kami pun berterima kasih kepada bapak tersebut yang telah memberi kami makan dan mengantarkan kami.

Sekian dan  terima kasih semoga bermanfaat pantengin terus postingan-postingan saya di ngangguronline.

Gunung Kapur Ciampea


Welcome bro di ngangguronline perjalanan kali ini saya menuju puncak Gunung Kapur  Ciampea. Saya dan teman-teman waktu itu berangkat dari Kota Depok karena ada acara bakar-bakar bersama teman kampus, sekitar jam 12:00 kami pun selesai bakar-bakar dan kami pun bergegas  siap-siap untuk menuju Ciampea, Bogor kami sebenarnya kurang persiapan. Ya memang yang mendadak itu lebih mudah jadi dari pada wacana wacana dan wacana.

Di perjalanan kali ini ada kejadian yang agak menggelitik ketika di perjalanan. Kami ketika itu kekurangan helm tapi kami memaksakan untuk terus berangkat, sesampainnya di tanjakan pasar Ciampea kami terkaget ternyata waktu sudah larut malam masih ada rajia kendaraan. Teman kami ada yang tidak berhasil lolos dari rajia tersebut, tapi yang membuat kami anehnya lagi ko satu teman kami hanya sendiri di motor tadi sebelum tanjakan masih berdua.

Ternyata teman saya yang dibonceng lompat dari motor karena tidak memakai helm. Teman saya ini terlalu polos mungkin karena pas ditanya polisi kenapa kamu lompat dari motor? Karena saya takut ditilang pak saya tidak memakai helm. Itu yang membuat kami tertawa dengan gampangnya dia menjawab seperti itu padahaa kami menunggu dia dengan tegang takut kenapa-napa.

Sesampainya di parkiran kami dipinta untuk membayar parkir dan menuju tempat pembayaran tiket. Setelah itu kami diperbolehkan mau nunggu di pendopo sampai subuh atau lanjut menaiki gunung dan kami pun memilih istirahat terlebih dahulu dipendopo saya pun berbincang-bincang dengan seorang penjaga kata beliau gunung ini banyak yang meremehkan karena memang ketinggiannya yang rendah tapi setelah mereka naik baru tahu sulitnya naek gunung ini.

Lokasi dan ketinggian Gunung Ciampea.
Jalan Raya Cikampek, Bojong Rangkas, Ciampea, Ciareuten Ilir, Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat 16620. Ketinggiannya mencapai 385 MDPL.

Harga tiket masuk Gunung Ciampea.
Perorang             : Rp. 5000
Parkir motor       : Rp. 5000

Murah bukan dan tempatnya juga dekat dengan wilayah strategis dekat dari kota hayu tunggu apalagi kuy liburan kesini aja.
Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat pantengin terus ya postingan-postingan saya yang selanjutnya dan sebelumnya.



Indahnya Geopark Ciletuh Sukabumi


Welcome bro di ngangguronline perjalanan kali ini saya akan menceritakan perjalanan saya dan teman-teman kampus berangkat ke Geopark Ciletuh, ikon wisatanya Sukabumi. Perjalanan dimulai malam hari agak ngeri juga sebenernya malam hari karena mobil-mobil besar sampai ke turunan arah Pelabuhan ratu mobil besar masih terus ada, jadi kalau malam hati-hati ya bro.

Kami sampai di daerah sebelum masuk pertigaan cileutuh pukul jam tiga dini hari, sebaiknya jika tiba pada malam hari lebih baik istirahat dahulu sebelum sampai di jalan baru cileutuh karena penerangan dijalan tersebut belum terlalu terang, belum ramainya di sepanjang pantai menuju Geopark. Yah sebaiknya istirahat terlebih dahulu bahaya jika dilanjutkan.

Jam setengah enam kami melakukan perjalanan kembali, akhirnya kami sampai di puncak gebang nah kami istirahat terlebih dahulu dan ngobrol dengan penjaganya karena masih sepinya wisatawan kami santai di saung-saung yang telah disediakan setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju puncak darma konon kata warga setempat ada warga dulu yang bercocok tanam disini namanya mang darma jadi deh dinamai puncak darma. Ya ini lah tempat yang kami tuju pemandangan disini mantap dah bro dengan latar belakang cekungan pantai dan disebaleh nya juga ada hamparan sawah gak nyesel dah.

Setelah asyik berfoto kami melanjutkan perjalanan ke bawah ke pantai palangpang kami juga melewati curug dan kami pun mengisi bahan bakar di pom mini jadi kalian yang mau kesini mending di fullin ajah bensin kendaraanya. Kami pun makan siang di diwarung dan ngopi santai ditemani dengan deburan ombak dan angin pantai yang membuat lega rasa penat ditubuh.

Tiket masuk Puncak    gebang
Perorang             : Rp. 3000
Parkir motor       : seikhlasnya
Tiket masuk Puncak Darma
Perorang             : Rp. 3000
Parkir motor       : seikhlasnya.

Fasilitas
Mushola, warung, dan toilet
Masukin nih Geopark Ciletuh dalam list liburan mu matep dah gak akan nyesel.
Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat pantengin terus ya postingan-postingan saya di ngangguronline yang selanjutnya.

Jangan sampai kesibukan mu
Menganggu waktu liburan mu.



Siapa Itu ASWAJA?



Siapa itu Ahli sunah Wal Jama’ah ?
Dalam bermazhab kami berpegang teguh pada dua imam yaitu Imam Abi al-Hasan al-Asyari (873-935 M) dan Abi Mansur al-Maturidi (853-944 M), juga merupakan tokoh yang menampik keekstreman teologis seperti yang ditunjukan oleh kaum khawarij dan Mu’tazilah. Al-Asyari Juga menengahi konflik aliran Qadariyah dan Jabariyah dengan memperkenalkan teori kasab.
Keluar dari perdebatan lama antara kaum Khawarij dan Murji’ah, al-Asyari berpendapat mukmin pelaku dosa besar adalah mukmin yang fasik, sebab iman tidak mungkin hilang karena dosa selain kufur. Al-Asari juga memperkenalkan ta’wil sebagai jalan tengah dari dua pandangan ekstrem Mujassimah dan kaum Musyabbihah.

أَنَّ المُرَادَ بِاَهْلِ السٌنَّةِ حَيثُ اُطْلِقُوْا اَتْبَاعُ اَبِى الْحَسَنِ الْاَشْعَارِي وَ اَبِى مَنْصُوْرِ الْمَاتُرِيْدِيِّ . تطهير الجنان و اللسان    
Ketika kata “Ahli sunah Wal Jama’ah” disebutkan, maka yang dimaksud adalah pengikut mazhab Abi al-Hasan al- Asyari dan Abi Mansur al- Maturidi.

Pendapat KH. Said Aqil Siradj, tentang Ahli sunnah Wal Jama’ah “Ahlu minhajil fikri ad-dini al-musytamili ‘ala syu’unil hayati wa muqtadhayatiha al-qa’imi ‘ala asasit tawassuthu wa ta’adduli wa tasamuh”, atau “orang-orang yang memiliki metode keagamaan yang mencaku semua aspek kehidupan yang berlandaskan atas dasar-dasar moderasi, menjaga keseimbangan dan toleransi”.

Dalam perkembangan jaman yang berbeda-beda, cara berfikir moderat (tawasuth) sangat diperlukan.
Cara berfikir yang moderat artinya, berda dalam posisi yang tidak tekstualis, tetapi juga tidak liberal. Tekstualis yang dimaksud adalah berfikir secara kaku pada nash (al-jumud al-manqul:at) sebagimana yang terjadi pada kaum Wahabi di dalam memahami teks-teks Al-Quran. Liberal yang dimaksud adalah cara berfikir yang bebas tanpa mengindahkan metodologi yang disepakati di kalangan ulama.

Ta’addul yang berarti keseimbangan,  seimbang di segala bidang. Aspek keseimbangan juga harus dijadikan pertimbangan dalam menimbang keadilan.

Tasamuh, yang berarti bersikap toleran, respek kepada pihak lain. Sikap toleran ini tidak pasif, tetapi kritis dan inovatif. Sikap toleran ini sangat diperlukan bagi kita warga Indonesia dalam menyikapi keberagaman yang ada.

Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat pantengin terus ya postingan-postingan saya di ngangguronline.


Indahnya Gunung Leutik


Welcome bro di ngangguronline perjalanan kali ini saya salah dateng sebenernya niatnya mo ke curug malah kelewat gara-gara nyalain GPS sinyalnya kacau ilang-ilangan. Sambil nyusurin jalanan nyari durian dari parung panjang sampai cipining akhirnya malah berenti di gunung leutik ( gunung kecil ), sebenernya saya cuman nanya jalan ke ibu-ibu  ehh malah kata bapak yaudah kita kesini aja dah pengen liat dan tau apa aja si yang ada di dalem area gunung leutik.

Singkat cerita kita masuk tuh ternyata di sini ada kolam renang nya juga tapi misah bro jadi kalo mo ke gunung leutik nya bayar ke kolam renang beda lagi. Di sini harga duriannya kacau  mahal banget yang kecil ajah 60k jadi saya saranin ajah kalo kesini lagi musim durian mending beli di jalan ajah harganya murah-murah. Selanjutnya kita masuk pas masuk udah disuguhin sama pohon durian yang masih kecil tapi buahnya banyak banget, pohon rambutan juga lagi berbuah dan masih banyak pohon-pohon yang lain.

Di sini juga nyaman banget bro buat ajak keluarga karena banyak saung-saungan buat duduk atau sambil makan bareng sama keluarga, udah ga bayar lagi ini saungnya perjalanan ke atas lumayan bro dengan anak tangga yang jauh sekali jaraknya jadi kalo kaki kita kurang panjang ya kerasa banget pegel nya tapi kalo mo istirahat ada tempat duduknya juga deket tangga-tangganya, gunung ini  tampak lebih indah karena di kelilingi sawah dan pohon kelapa sawit diluar area gunung leutik.

Harga tiket masuk Gunung leutik dan kolam renang, harga sewaktu-waktu dapat berubah.
Harga tiket masuk gunung           : Rp. 10.000
Harga tiket masuk kolam renang :  Rp 15.000 weekday
Weekend                                          Rp. 20.000
Harga parkir motor                       : Rp. 3000

Lokasi gunung leutik
Jl. Bunar Lebak Wangi – Parung Panjag No. 34, kp. Bolang, Argapura, Cigudeg, Bogor, Jawa Barat 16660. Jam operasional 08.00 – 17.00 WIB.

Fasilitas di gunung leutik
Kamar mandi, Gazebo, dan mushola.

Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat pantengin terus ya postingan saya yang selanjutnya di ngangguronline.



Curug Parigi


Welcome bro ngangguronline perjalanan kali ini  abis balik kuliah besoknya libur jadi maen dah ke bekasi ke rumah temen. Ternyata kacau juga perjalanan dari ciputat ke bekasi di sore hari macetnya parah bener, sampai di jalan kali malang kami pun lapar minggir dulu dah di tukang pecel pas lagi makan ada mobil yang bannya nyeblos kami pun dan para tukang dagang di sekeliling membantu sampai bisa lagi jalan pas udah bubar temen saya dipanggil sama ibu-ibu yang berada di mobil dikasih duit dah 50k.

Beberapa menit kemudian tukang dagang yang tadi ikut ngebantuin minta bagian ywdh kita kasih dah 20k terus selesai makan kami lanjutkan perjalanan akhirnya sampe juga dah di rumah temen gua. Kami pun niat ganiat si mo curug parigi tapi karena deket dari rumah temen gua ya lumayan lah buat  foto-foto mah. Jadilah kami berangkat dipagi hari menjelang siang sekitar jam 10-11 lah. Jalan masuknya itu gang ada coretan ditembok curug parigi.

Sebelum sampai ke curugnya ada yang mintain tiket sampai diparkiran deket bener dah tinggal turun kebawah sebentar dah nyampe. Jangan heran kalo disini curugnya kotor ini mah buat foto-foto ajah jadinya jangan mandi bisa gatel-gatel dah lu pulang. Curug ini tadinya merupakan hasil penggalian batu oleh dinas bina warga yang nantinya akan diprgunakan untuk bahan baku pembuatan jalan jalan raya narogong. Ditengah proses pemecahan batu tersisa satu bukit cadas yang keras.

Seleapas penambangan batu oleh Bina Marga selesai, warga sekitar melakukan penambangan pasir dengan alat seadannya pada bukit cadas tersebut. Barulah setelah itu, area yang merupakan bekas tambang itu berubah menjadi curug dengan cekungan yang lebar dan memanjang.

Harga tiket masuk Curug parigi, harga sewaktu-waktu bisa berubah.
Perorang             : Rp. 5000
Parkir                    : Rp. 5000

Lokasi Curug parigi
Kelurahan Cikiwul, KEC Bantar gerbang, Kota Bekasi, Jawa barat 17152.

Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat pantengin terus ya postingan-postingan saya di ngangguronline.

Jangan sampai waktu kesibukan mu
Menggangu waktu travel mu.


Dakwah Budaya Walisongo


Dakwah budaya Walisongo, secara konsepsional  Walisongo menerepkan beberapa metode, seperti metode mau’izatul hasanah wa mujahadah billati hia ahsan. Dakwah disini diartikan secara luas. Yakni sosialisasi nilai-nilai keislaman, demi tersemainya nilai-nilai Islam itu di muka bumi. Jadi dakwah disini diartikan sebagai persemaian nilai-nilai Islam dalam konteks publik, baik ranah kemanusiaan, kebangsaan, dan kebudayaan.

Walisongo dalam usahanya mengislamkan masyarakat Jawa Ialah dengan mengubah hal-hal lama yang tidak bersesuaian dengan Islam dengan melalui pendekatan budaya. Strategi kultural Islam itu sebuah strategi dakwah Islam yang menggunakan jalur kultural, sehingga membuahkan keislaman yang bersifat kultural. Gus Dur menyebut meneyebut keberislaman ini sebagai  perwujudan kultural Islam. Artinya, manifestasi  Islam dalam bentuk sosialnya berwujud kultural.

Dakwah budaya walisongo ini banyak menggunakan cara-cara yang bijaksana dengan menggunakann pendekatan budaya. Sunan Kalijaga dengan gamelan sekatennya, atas usul Sunan Kalijaga maka dibuatlah keramaian sekaten atau syahadatayni  yang diadakan di masjid agung dengan memukul gamelan yang sangat unik dengan langgam lagu maupun komposisi instrumental yang telah lazim pada masa itu.

 Keramaian diadakan menjelang hari peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Selain itu, Sunan Kalijaga juga mengarang lakon-lakon wayang baru dan menyelenggarakan pergelaran-pergelaran wayang. Sedangkan upah baginyaa seebagai dalang, ialah berupa kalimat syahadat. Dengan kalimat syahadat beliau baru mau dipanggil untuk memainkan suatu lakon wayang. Metode diatas juga dilakukan oleh Sunan Kudus. Dengan lembunya (sapi) yang nyentrik karena dihias istimewa merealisasikan kiat lain dalam menerapkan prinsip dakwah.

Diceritakan bahwa sunan kudus pernah mengikat seekor lembu di halaman masjid, sehingga masyarakat yang ketika itu yang masih memeluk agama hindu datang berduyun-duyun menyaksikan lembu  yang diperlakukan secara istimewa. cara ini sangat praktis dan strategis. Seperti diketahui, lembu merupakan binatang keramat dan menarik hati orang Hindu. Menyaksikan bahwa lembu tidak dihinakan oleh Sunan Kudus, terbitlah minat dan simpati masyarakat pengnut Hindu. Selain itu metode ini juga banyak dipakai oleh wali yang lain dalam usahanya mengislamkan masyarakat Jawa.

Sekian dan terimakasih semoga bermanfaat pantengin terus ya postingan-postingan saya yang selanjutnya.


Indahnya Curug Cipeutey



Welcome bro di ngagguronline perjalanan kali ini berawal dari iseng ngobrol-ngobrol dan kami memutuskan untuk berangkat searching di google wisata daerah bogor akhirnya kami memutuskan untuk berangkat ke curug cipeutey singkat cerita, pertama agak nyasar akhirnya ketemu juga map yang saya ikuti ternyata bukan menuju pintu masuk utama melainkan jalan dar rumah warga, setelah sampai di rumah-rumah warga kami pun bertanya ddan sampai lah ketempat parkirnya setelah ngobrol dengan pemilik rumah nah pas waktu itu ada anak kecil tiga orang, anak kecil tersebut disuruh mengantarkan saya ke curug.

Ketika itu saya nanya kepada anak kecil itu kebetulan saya juga bisa berbicara dengan bahasa sunda ternyata kalo lewat jalur ini ga ada tiketnya sampailah kami ke tempat tujuan kamin bersyukur si ada anak kecil ini jadi membuat semakin ramai keadaan, dan pada hebat berenangnya, beberapa jam say berendam ada orang yang datang keadaan waktu itu hanya ada kami sialnya orang tersebut tau kami belum membeli tiket masuk dan kami pun jujur langsung kami membayar.

Setelah berenang dan berendam kami  pun penasaran diajak oleh anak kecil itu untuk mengunjungi situs arca domas dan makam kabayan.kemudian kami berjalan menuju ke situs arca domas saya lihat ini seperti batuan yang di gunung padang cianjur dan turun kebawah lagi ternyata benar kami salah jalan bukan masuk lewat pintu utama.


Lokasi curug cipeutey / leuwi anteng
Tapos 1, Tenjolaya, Bogor, Jawa Barat 16370. Jalan ke lokasinya lumayan lah gak terlalu capek dari tempat parkir, yang kita liat juga bukan curug saja tapi ada situs arca domas dan makam kabayan.

Fasilitas Curug cipeutey / leuwi anteng
Kamar mandi/wc, warung-warung, dan saung buat duduk santai.

Harga tiket masuk Curug cipeutey / leuwi anteng
Perorang : Rp 15.000
Parkir motor : Rp 5000

Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat pantengin terus ya postingan-postingan saya yang selanjutnya tetap di ngangguronline.

Jangan sampai kesibukan mu
Menganggu waktu travel mu.


Indahnya Curug Kencana



Welcome bro di ngangguronline perjalanan kali ini agak terencana saya pun berangkat menuju kedepok pagi hari karena memang kumpul di depok. Sebenernya si agak mager tadinya ya dari pada liburan ga ngapa-ngapain mending berangkat walaupun disepanjang perjalanan ada yang dongkol mulu karena katanya terlalu jauh dan lama padahal dari depok itu deket banget apalagi saya yang dari tangerang selatan ngumpul dulu di depok emang orangnnya keras kepala anak yang satu ini.

Curug kencana Sentul bogor adalah tujuan kami. Dalam perjalanan kali ini kami alhamdulillah tidak ada kendala karena liburan yang lalu saya ketika menuju jalur ini teman saya tabrakan ada ceritanya di postingan saya yang lalu. Sesampainya disana perut kami pun lapar karena memang waktu itu kami saampai ketika jam makan siang, jadi kami makan mie instan dulu di warung sambil nanya-nanya ke penjaga warung tentang curug ini.


Lokasi Curug Kencana
Desa Karang Tengah, Kecamatan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810. Jalan kecurg ini lumayan enak lah tidak terlalu sulit dilalui, tapi  beda lagi kalo musim hujan pasti ban motor penuh dah karena jalanannya masih banyak tanah. Perjalan kaki dari tempat parkir lumayan lah sekitar 20 menit kamu akan tiba di curug cikujang dengan tinggi 4meter kemudian kamu akan menyusuri sungai melewati Leuwi Pariuk dan Leuwi damang dan sampailah di curug kencana tadinya mo tembusin ke curug love ehh ada aja temen yang ribed engga mau cape, saran ajah kalo jalan-jalan bawa temen yang enak buat diajak susah, tips aja lebih baik pakai sendal yang sekiranya ga licin seperti sendal gunung.

Fasilitas Curug Kencana
Kamar mandi/ganti, gazebo/villa kayu apabila mau menginap, dan warung-warung.
Harga Tiket Masuk Curug Kencana
Perorag                                : Rp 15.000
Parkir                    : Rp 5000
Harga sewaktu-waktu dapat berubah dan disini juga kadang ada yang mintain dijalan jadi siapin uang receh.

Sekian dan terimakasih semoga bermanfaat pantengin terus ya postingan - postingan saya yang selanjutnya, Selamat berlibur.

Jangan sampai  kesibukan mu
Menganggu waktu travel mu.

Akhlak dan Toleransi oleh penyebar Islam di Nusantara



Akhlak para penyebar islam  dan para kiai-kiai yang berdakwah setelah islam sudah menjadi mayoritas di nusantara  ini, sangatlah patut untuk ditiru kisah-kisah ulama yang sangat bijak dalam mengambil keputusan. Kebenaran itu sangat penting tapi bukan yang utama. Kebenaran harus ditambahi dengan kebaikan dan keindahan. Jika ketiga elemen itu bersatu di dalam jiwa seorang muslim, ia akan bisa mencapai derajat kemuliaan.

Pada masa walisongo mereka mempunyai beberapa strategi dalam berdakwah dengan mengambil prinsip utama “ mau’izatul hasanah wa mujahadah billati hia ahsan” dengan strategi mau’izatul hasanah, para tokoh khusus, biasanya para punggawa kerajaan dan tokoh adat, diperlakukan secara personal dengan diberikan keterangan tentang islam, peringatan-peringatan secara lemah lembut, dan penuh toleransi.

Namun apabila cara tersebut belum berhasil walisongo mengunakan cara berikutnya, yakni al muzahadah billati hia ahsan cara yang ini diterapkan kepda tokoh yang dengan secara terus terang menunjukan sikap kurang setuju terhadap islam. Rangkaian cara ini bisa dilihat ketika Raden Rahmat atau Sunan Ampel ampel dan kawan-kawan kepada Arya Damar dari palembang. Berkat keramahan dan kebijakan Raden Rahmat, maka Arya Damar kemudian masuk Islam bersama istrinya. Dan tak lama kemudian diikuti pila oleh hampir segenap anak negerinya.

Sunan Kudus dengan kisah menara dan tidak boleh menyembelih sapi telah menunjukan kebijaksanaanya. Adalah contoh keberhasilan dakwah dengan juga melibatkan pendekatan secara kultural. Inilah beberapa contoh dakwah yang sangat berhasil dilakukan para penyebar Islam di masa lalu yang harus kita contoh bersama keteladanan, kebijaksaan, dan keindahan. Tapi akhir-akhir ini banyak para penceramah yang saya rasa tidak mencontoh para penyebar Islam di nusantara kurang bijaksana dalam mengambil langkah dakwahnya.

Jika kita menggunakan kebaikan, kebenaran, dan keindahan sehingga nanti akan mencapai kemuliaan, niscaya tidak akan ada lagi bom bunuh diri yang mengatas namakan agama Islam, tidak ada lagi keributan antara ormas Islam dengan beragam perbedaan cara berijtihadnya, dan tidak ada lagi yang mempermasalahkan keragaman etnis, suku, agama dan lain-lain di Nusantara ini.

Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat  bagi kita semua pantengin terus ya postingan-postingan saya yang selanjutnya.