Pendidikan ala Nusantara




Pesantren adalah pendidikan khas ala Nusantara, banyak sekali tokoh yang mengemukakan dan mengukuhkan bahwasannya pesantren memang asli ciri khas dan corak pendidikan di Nusantara. Perlu diketahui juga jumlah pesantren di Indonesia kurang lebih sekitar 25 ribu. Pesantren merupakan model serta paradigma sistem pendidikan pertama dan tertua.

Menurut Manfred Ziemiek, pesantren secara etimologis asalnya pesantrian yang berarti tempat santri. Santri atau murid (umumnya) sangat berbeda-beda mendapat pelajaran dari pemimpin pesantren (kiai) dan oleh para guru (ulama dan ustadz), pelajaran mencakup berbagai bidang tentang pengetahuan Islam. Selanjutnya Ziemek mengatakan bahwa: pesantren merupakan bentuk pendidikan yang diorganisir oleh masyarakat sendiri dan sebagai pusat spiritual dan intelektual masyarakat. Pesantren merupakan pusat perubahan di bidanng pendidikan, politik budaya, sosial, dan keagamaan.

Menurut KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), pesantren adalah sebuah kehidupan yang unik, sebagaimana dapat disimpulkan dari gambaran lahiriahnya. Pesantren adalah sebuah kompleks dengann lokasi yang umumnya terpisah dari kehidupan di sekitarnya. Dalam kompleks itu berdiri beberapa buah bangunan: rumah kediaman pengasuh (di daerah berbahasa Jawa disebut kiai, di daerah berbahasa Sunda disebut ajengan, dan di daerah Madura disebut nun atau bendara, di singkat ra); sebuah surau atau masjid, tempat pengajaran diberikan (bahasa Arab: madrasah, yang juga lebih sering mengandung konotasi sekolah); dan asrama tempat tinggal para siswa pesantren (santri, pengambilalihan dari bahasa Sansekerta dengan perubahan pengertian).

Nurcholis madjid (cak nur), dari segi historis, pesantren tidak hanya mengandung makna keislaman, tetapi juga keaslian (indigenous) Indonesia. Dari rahim pesantren pula lah lahir tokoh-tokoh, ulama, kaum intelektual, dan pemimpin-pemimpin bangsa. Hingga kini pesantren tetap kosisten mencerdaskan dan menjaga moral anak bangsa. Di situasi globalisasi ini, penting untuk kita sebagai anak bangsa kembali menegakkan moralitas dan nilai-nilai yang diajarkan oleh para wali dan ulama sepanjang sejarah Nusantara.

Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat bagi kita semua dan jangan lupa pantengin terus postingan-postingan saya di ngangguronline.
Ayo mondok
Jadi santri itu keren.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »